Header


Selasa, 18 Januari 2011

LIANG


Puisi  D Kemalawati

bagaimana menandai liang panjang dan pendek
kalau yang kau ukur hanya tubuhmu dan tubuhku saja
bagaimana menandai liang dalam dan dangkal
kalau yang  kau jengkal hanya tubuhku dan tubuhmu saja
bagaimana kau mengukur tubuhmu sendiri  Selanjutnya klik di sini

4 komentar:

  1. Usai membaca ini, aku ingin diskusi mengenai diksi "menandakan" dan "menandai". Menurut konteks puisi ini, menurutku diksi "menandai" terasa lebih berbunyi dan lebih akurat. Menandakan ialah tindak menandai untuo/oleh orang lain, sedangkan "menndai" merujuk pada upaya memberi tanda oleh person tertentu, dalam hal ini si aku lirik di dalam puisi. Bagaimana menurut De mengenai halini?

    BalasHapus
  2. Terimakasih masukannya mas DAM. Senang diperhatikan olehmu. Terkadang pemaknaan terhadap diksi tertentu terabaikan tanpa sengaja. salam De

    BalasHapus
  3. ibrahim sembiring20 Januari 2011 05.11

    diksi yang digunakan bgitu sederhana, imajinatif, dan menjejakkan makna yang cukup dalam .....salut kakanda....aku suka dan tak bosan membacanya.....

    BalasHapus
  4. Bram, kehadiranmu di rumoh sastra sangat berarti. Trimakasih. Semoga ke depan balai bahasa Aceh akan kembali menjadi rumoh kedua kakak setelah lapena.

    BalasHapus