Header


Minggu, 16 Januari 2011

Berita Temu Sastrawan Indonesia IV

SASTRAWAN LAMPUNG JADI DEWAN KURATOR TSI TERNATE 

Bandar lampung, 19/1 (ANTARA) - Sastrawan Lampung Isbedy Stiawan ZS, bersama sepuluh sastrawan Indonesia lainnya mendapat kehormatan dari Wali Kota Ternate, Maluku Utara, ditunjuk menjadi Dewan Kurator Temu Sastrawan Indonesia (TSI) IV, di kota tersebut pada 27-29 Oktober 2011 yang akan datang.

"Penunjukan saya sebagai salah satu dewan kurator merupakan kehormatan. Tidak saja bagi diri saya, tetapi juga untuk Lampung," ujar Isbedy Stiawan, di Bandarlampung, Rabu.

Isbedy menjelaskan, dari Sumatera yang diminta yaitu Tarmizi Rumahhitam (Kepulauan Riau), D Kemalawati,  Linda Christianty (Aceh).
Sedangkan yang lain, Jamal D Rahman, Zen Hae, Sihar Ramses Simatupang, Nukila Amal (Jakarta), Joko Pinurbo (Yogyakarta), Triyanto Triwikromo (Semarang), dan Rudi Fofid (Maluku Utara).
Ia pun menjelaskan, menurut panitia, Dino Umahuk, penyair asal Ternate, para kurator akan bersidang kali pertama pada Maret 2011. Selanjutnya, dijadwalkan Agustus-September 2011.

Sastrawan Lampung yang giat menulis buku dan puisi itu menyambut gembira atas penunjukan tersebut, dan akan bekerja semaksimal mungkin menyukseskan TSI IV di Ternate.

"Pada TSI III di Tanjungpinang, saya hadir sebagai peserta, pembaca puisi di panggung utama, dan menulis puisi tentang Tanjungpinang. Kali ini, saya dipercaya sebagai Dewan Kurator. Karena itu harus jaga kepercayaan panitia TSI IV, apalagi yang menandatangani SK kami adalah Wali Kota Ternate," ujarnya.
Isbedy mengharapkan sastrawan Lampung lainnya bisa diundang dan pemerintah daerah setempat mendukungnya, karena tanpa dukungan pemerintah sulit bagi penggiat sastra untuk menenuhi undangan di luar daerah tersebut.

"Apalagi TSI IV itu kegiatan nasional, jadi pemerintah semestinya harus memberikan dukungan yang positif. Apalagi, para sastrawan atau seniman yang diundang karena kualitas karyanya sudah diakui," kata dia.
Isbedy yang juga aktif di Dewan Kesenian Lampung (DKL) itu memprediksi, sastrawan Lampung yang diundang ke TSI IV Ternate Oktober yang akan datang, sekitar delapan orang.

Mereka adalah Arman AZ, Fitri Yani, Inggit Putria Marga, Agit Yogi Subandi, Ari Pahala Hutabarat, Alexander Gb, S.W Teofani, Ferdinand Moses.

"Ini hanya perkiraan, sebagai salah satu kurator TSI saya tak bisa sendiri menetapkan. Pilihan dan ketetapan dari suara terbanyak Dewan Kurator," tuturnya.

Isbedy menjelaskan lebih lanjut, ia pun diminta panitia Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) V di Palembang, 15-18 Juni 2011, untuk editor buku PPN V.
Selain editor buku puisi PPN V, lanjut dia, ia pun sebenarnya salah satu kurator atau tim delegasi untuk Indonesia, di samping Ahmadun Yosi Herfanda, Chavchay Syaifullah (Jakarta), Anwar Putra Bayu (Sumsel), dan Fakhrunnas MA Jabbar (Riau).

PPN adalah kegiatan bagi penyair serumpun melayu: Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, dan Thailand bagian Selatan. PPN pertama berlangsung di Medan, kedua di Kediri, Jawa Timur, selanjutnya Malaysia, dan ke empat di Brunei tahun 2010.
Selasa, 11 January 2011 00:00

SEKUPANG-- Satu apresiasi bagi redaktur seni budaya Haluan Kepri, Tarmizi A Sultan, dari Walikota Ternate dan Panitia Temu Sastrawan Indonesia (TSI) 4-2011. Tarmizi terpilih sebagai salah seorang dari sebelas nama sastrawan Indonesia yang dipercaya sebagai Dewan Kurator (DK) TSI 4 yang akan dilaksanakan di Ternate Oktober 2011 mendatang. DK ini merupakan lanjutan dari TSI 3 yang digelar Oktober 2010 lalu di Kota Tanjungpinang.

Tarmizi mengatakan kepastian terpilihnya sebagai salah seorang DK TSI 4, tidak hanya apresiasi secara personal baginya, tapi juga penghargaan bagi Kepri. Mengingat, dari 11 nama yang ditetapkan sebagai DK TSI 4 tersebut, hanya tiga nama dari Sumatera. Dua nama lainnya yakni Isbedi Stiawan dari Lampung, dan D Kemalawati dari Aceh.

"Saya baru lima hari lalu kembali dari Pulau Pangkor, Perak Malaysia, memenuhi undangan panitia Festival Puisi dan Lagu Rakyat Antar Bangsa. Sekembalinya ke Batam, saya membuka email, dapat kiriman surat dari Panitia TSI 4 ternate, yang menetapkan saya sebagai salah seorang dari sebelas Dewan Kurator TSI 4,'' jelas tarmizi

Menurut pembina komunitas seni rumahitam Batam tersebut, sebelum surat dari panitai TSI 4 Ternate itu diterimanya lewat email, ia telah dihubungi melalui telepon dan pesan singkat melalui facebooknya, meminta kesediaan jadi salah seorang DK TSI 4.

Disebutkannya, dalam DK ini, selain tiga nama dari Sumatera, juga terdapat sejumlah nama dari Pulau Jawa, diantaranya Joko Pinurbo, Sihar Ramses S (Redaktur Budaya Harian Sinar Harapan). Sedangkan dari wilayah Inonesia Timur ada nama Rudy Fofid dari Ambon. Seperti halnya TSI 3 Tanjungpinang, Oktober 2010 lalu, SK Dewan Kurator langsung ditandatangani Walikota di mana TSI dilaksanakan. Untuk TSI 4 Ternate, SK Dewan Kurator dikeluarkan Walikota Ternate. Direncanakan pertemuan awal Dewan Kurator akan dilaksanakan Maret 2011 mendatang langsung di Ternate.

"Salah satu tugas utama DK TSI, melakukan seleksi terhadap karya sastrawan seluruh Indonesia yang berminat mengikuti TSi. Dari penyeleksian tersebut nantinya, ditetapkan 200 orang peserta yang akan diundang, dan karya yang lolos kurasi akan diterbitkan dalam bentuk antologi puisi, cerpen, esai TSI 4 Ternate,'' pungkas tarmizi. (hk/tz)

Sabtu, 15 Januari 2011

DI TAMAN SESAAT MALAM MAKIN KELAM

D Kemalawati

melupakanmu di bawah temaram lampu taman
aku kembali terjebak ke kamar itu
semakin luas
terang dengan cermin di setiap bidang
berdua kita membuka album jingga Selanjutnya klik di sini

CUT NYAK DIEN, AKU RELA RENCONGMU MENIKAM DADAKU

D Kemalawati

kepada siapa kumohon
agar menandumu turun dari gunung puyuh
kembali ke rumahmu lampadang Selanjutnya klik di sini

RODA HIDUP

D Kemalawati

Untuk sebuah ban dalam
aku duduk di tepi jalan
menyaksikan roda telanjang
diputar penambal dengan tenang
bocor halus katanya mendengus Selanjutnya klik di sini

MEREKA BERBARING DALAM KENANGAN



D Kemalawati

Kutinggalkan simpang jam, taman Putro Phang,
Darul Isky dan Kandang sunyi
Kumasuki jalan Sultan Iskandar Muda
di sebelah kiri jalan replika kapal terdampar
mengajakku ke dalam Selanjutnya klik di sini

RABIAH, AKU TAK MENATING AIR DAN API DI KEDUA TANGANKU

D Kemalawati

Aku tak berlari sepanjang pasar
membiarkan orang-orang memandangku
dengan gusar
di tanganku air tak berliang
api tak mau di dulang Selanjutnya klik di sini

MALAM KATA TANPA CAHAYA


D Kemalawati

malam di pendapa
kau kirim aku busa kata
kita tiup bersama
melayang di ujung mata
lalu pecah menguap di udara Selanjutnya klik di sini